Showing posts with label Pengobatan. Show all posts
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts

Penyakit Akibat Alam & Penanganannya

A. MOUNTAIN SICKNESS

* Penyebab : Turunnya kadar oksigen udara pegunungan ,menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam darah dan akan berakibat langsung ke otak
* Tanda-tandanya :Mual,muntah,haus,nafas tersengal ,lemah,turun nafsu makan ,pucat (kebiruan pada bibir dan kuku)pusing dan sakit kepala.
* Pertolongan :Prinsipnya ,alirkan lebih banyak oksigen kedalam udara
pernafasan dengan cara :
1. Menggunakan tabung oksigen
2. Turun Kembali ketempat yang lebih rendah
3. Berusaha sendiri untuk bernafas lebih cepat dan lebih dalam (agar oksigen dapat terhisap lebih banya).Hati-hati karena dapat semakin pusing dan mual.


4. Berjalan pelan-pelan,ambil istirahat dalam beberapa langkah sehingga dapat mengurangi kebutuhan akan oksigen.

B. FROSBITE ( Kekakuan atau Membekunya Anggota Tubuh )

* Penyebab:Hawa dingin atau es (salju) .Frosbite ,sering terjadi diujung jari tangan atau kaki ,mungkin karena letaknya yang jauh dari jantung ,sehingga aliran darah minimal.

Macam frostbite antara lain

1. FROSBITE PERMUKAAN

* Yang terkena hanya kulit dan sebagian lapisan bawahnya.Indikasi : Kulit terasa keras dan berwarna abu-abu putih ,terasa sakit dan lama kelamaan menghilang

* Pertolongan : Mula-mula letakan bagian yang sakit pada anggotatubuh lain yang hangat (ketiak atau selangkangan).Jangan menggosok-gosok karena mudah menyebabkan kematian jaringan.Cairkan dengan merendam di air hangat .Jangan menyentuhkan bagian-bagian tersebut kea pi,lampu atau bata panas ,karenaakan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah.Berikan makanan & minuman hangat (non alcohol ).Usahakan untuk menggerak-gerakan bagian yang terkena

2. FROSBITE DALAM

* Yang terkena selain kulit,otot-otot bahkan tulang, Indikasi :Seluruh bagian yang terkena menjadi keras dan kaku seperti papan ,mati rasa
* Pertolongan : Sulit bila sudah terbukti adanya frostbite dalam atau diduga adanya forbite dalam,usahakan untuk mencairkan. Lakukan Pencairan seperti pada frostbite permukaan jika sudah berada ditempat yang aman.Lakukan terus menerus dengan steril.

C. EXPOSURE

* Adalah keadaan kelelahan fisik dan mental yang disebabkan oleh keadaan alam/lingkungan.

1. HIPOTERMIA

* Biasa terjadi pada keadaan basah dan berangin ditempat yang dingin ditandai dengan suhu tubuh yang menurun ,rasa lelah ,sulit berbicara dan pikiran yang tak terkendali.
* Pertolongan : Perbaiki keadaan ,Ganti pakaian yang basah dengan yangkering jika ada beberapa lapis,istirahat dalam kantong tidur untuk mengurangi pengeluaran panas tubuh .Beri makanan dan minuman hangat agar suhu tubuh kembali normal

2. HEAT STROKE

* Disebabkan suhu yang tinggi dengan pemasukan cairan yang kurang.Dapat terjadi karena berada ditempat yang panas dalam waktu yang lama atau karena olah raga yang mengeluarkan banyak keringat tapi tidak diimbangi dengan cairan masuk yang memadai.Adapun tanda-tandanya antara lain suhu tubuh yang meningkat tak terkendali ,keringat berkurang ,sangat haus ,sesak nafas,sakit kepala sampai penurunan kesadaran.Umumnya didahului dehidrasi.
* Pertolongan : Bawa ketempat teduh ,lindungi dari panas matahari ,dinginkan kepala dengan kompres dingin dan beri minuman yang dingin.

3. SNOW BLINDES

* Adalah kebutaan,karena terlalu banyak melihat cahaya yang terpantul dari salju .Semakin tinggi tempat ,semakin tinggi pula konsentrasi sinar ultra violet .Pada pegunungan tinggi dan bersalju ,hampir seluruh sinar ultraviolet dipantulkan kembali oleh salju ,sehingga yang tertangkap mata sangat banyak.Inilah biangkebutaan tersebut .
* Gejala : Tidak secara langsung ,biasanya 8-12 jam setelah exposure.Mata terasa kering dan beriritasi ,terasa seperti berpasir .Airmata berlebihan ,sulit dan nyeri jikamata digerakkan.Kelompak merah dan membengkak serta sulit untuk dibuka.
* Pengobatan : Disini sebetulnya yang terbaik adalah pencegahan.Bagi mereka yang melakukan perjalanan lebih dari 1 jam disalju,harus menggunakan kacamata hitam dengan tepianmelekat pada kulit muka ( kaca mata tukang las ) Dengan lensa hanya diijinkan melewatkan 20% cahaya. Penyakit ini akan sembuh dalam beberapa hari.Kompres dingin dan pembalutan pada mata akan sangat menolong.Dengan persetujuan dokter,gunakan salep mata .Janganmenggosok-gosok mata ,karena bisa berakibat infeksi dan keadaan lebih parah.
Share |

P-MAN... Tolong Selamatkan Bumi. Part 1

“Lestari alamku, lestari desaku… dimana Tuhanku menitipkan aku.
Nyanyian bocah-bocah dikala purnama nyanyikan pujaan untuknusa,
Damai saudaraku suburlah bumiku….
Mengapa tanahku lowong kini,
Gunung bukit telanjang berdiri,
Pohon rumputpun enggan bersemi kembali,
Burung-burungpun malu bernyanyi….”

Lagu ini kupersembahkan untuk Bumiku tercinta
Berikut ini cuplikan mengenai polusi di China yang di abadikan oleh Lu Guang. Semoga kita bisa merenungi dan menjaga kelestarian Bumi tercinta ini.
Pada tangggal 14 Oktober 2009 yang lalu, fotografer dari China, Lu Guang, memenangkan penghargaan W. Eugene Smith yang ke-30 pada bidang Fotografi Kemanusiaan atas proyek dokumenternya yang berjudul “Polusi di China”.
Lu Guang, sang foto grafer lingkungan
Lu Guang, seorang fotografer freelance, memulai karirnya sebagai fotografer amatir pada tahun 1980. Ia dahulu adalah seorang buruh pabrik, kemudian membuka studio fotonya dan biro iklannya sendiri. Pada bulan Agustus 1993 ia kembali kuliah untuk pendidikan pasca-sarjana di Pusat Akademi Seni dan Desain di Beijing (sekarang Akademi Seni dan Desain, Universitas Tsinghua). Selama kuliah, ia belajar, berkelana ke seluruh negeri dan mengukir kariernya, hingga menjadi “kuda hitam” di lingkaran fotografer di Beijing.

Terampil dalam fotografi dokumenter sosial, wawasannya, kekreatifan dan karya seninya sering terfokus pada “fenomena sosial dan orang-orang yang hidup di masyarakat kelas bawah”, menarik perhatian dari lingkaran fotografi nasional dan media. Banyak dari karya-karyanya yang memenangkan penghargaan terfokus pada isu-isu sosial seperti, “demam emas di sebelah barat”, “gadis obat”, “tambang batu bara kecil”, “desa HIV”, “Grand Canal”, “pengembangan jalur kereta epi Qinghai-Tibet “dan seterusnya.
1. “Di persimpangan provinsi Ningxia dan Mongolia Dalam , aku melihat cerobong tinggi mengepulkan asap keemasan yang menutupi langit biru, padang rumput yang luas telah menjadi pembuangan limbah industri; bau busuk yang tak tertahankan membuat orang terbatuk-batuk; Meningkatnya limbah industri yang mengalir ke Sungai Kuning … ” - Lu Guang.
2. Limbah kimia dari Kabupaten Industri Kimia Jiangsu Taixing yang dibuang di tepian Sungai Yangtze. 15 Mei 2009.
3. Fan Jai Zhuang di kota Anyang , Provinsi Henan . Hanya ada satu tembok yang memisahkan desa ini dari tungku-tungku pembuatan baja. Penduduk desa ini tinggal di lingkungan yang sangat tercemar di mana desa ini terkena hujan zat besi setiap harinya. 24 Maret 2008.
4. Limbah industri Kabupaten Industri Zhejiang Xiaoshan yang akhirnya mengalir ke Sungai Qiantang. 24 April 2009.
5. Limbah dari pabrik bei dan baja Henan Anyang mengalir ke Sungai Anyang. 25 Maret 2008.
6. Sungai-sungai dan waduk di Guiyu, provinsi Guangdong telah terkontaminasi. Terlihat seorang wanita sedang mencuci di sebuah kolam yang tercemar parah. 25 November 2005.
7. Kabupaten industri Shizuishan di provinsi Ningxia. Cerobong asap yang tinggi mengeluarkan asap dan debu. Penduduk setempat mengambil tindakan pencegahan dari debu yang jatuh dari langit ketika berpergian ke luar. April 22, 2006.
8. Lepas pantai Laut Kuning, pipa-pipa pembuangan kotoran yang tak terhitung jumlahnya terkubur di pantai dan bahkan ada yang sampai ke laut dalam. April 28, 2008.
9. Di Ma’anshan, provinsi Anhui , di sepanjang Sungai Yangtze terdapat banyak pabrik pengolahan besi dan plastik berskala kecil. Limbah dengan jumlah yang besar dibuang ke Sungai Yangtze. 18 Juni 2009.
10. Di Mongolia Dalam ada 2 “naga hitam” dari pembangkit listrik Lasengmiao yang mengotori desa-desa di sekitarnya. 26 Juli 2005.
11. Pabrik pengolahan sampah Fluorine Chemical di kota Changshu, Provinsi Jiangsu Changshu ini bertanggung jawab untuk pengumpulan dan pengolahan limbah industri. Namun mereka tidak melakukan tugasnya, mereka membuat pipa limbah sepanjang 1500 meter di bawah Sungai Yangtze dan melepaskan limbahnya di sana . 11 Juni 2009.
12. Tanah di sekitar Sungai Yangtze yang tercemar oleh industri kimia di kabupaten Ma’anshan, propinsi Anhui . 26 Juni 2009.
13. Sejumlah besar air limbah industri mengalir ke Sungai Kuning dari kabupaten industri Lasengmiao, Mongolia Dalam, setiap harinya. 26 Juli 2005.
14. Limbah kimia yang setiap hari dibuang ke Sungai Yangtze dari pabrik Zhenjiang Titanium. Kurang dari 1.000 meter di hilir adalah tempat di mana Departemen Air Kota Danyang mendapat air mereka. 10 Juni 2009.
15. Di kota Haimen, provinsi Jiangsu, Industri-industri kimia di sana membuang air limbah mereka ke Sungai Yangtze. 5 Juni 2009.
16. Pabrik besi dan baja Tianjin Shexian, di provinsi Hebei adalah sebuah perusahaan yang mencemari daerah sekitarnya secara besar-besaran. Perusahaan ini masih terus berkembang, yang akan semakin serius mempengaruhi kehidupan penduduk setempat. 18 Maret 2008.
17. Daerah Longmen di kota Hanchen, Provinsi Shaanxi memiliki pembangunan industri berskala besar. Lingkungan tercemar sangat serius di sana . 8 April 2008.
18. Terdapat lebih dari 100 pabrik kimia di provinsi Jiangsu . Sebagian dari mereka melepaskan air limbah ke laut; beberapa jalur limbah yang paling mencemari ditampung di dalam 5 “kolam penampungan limbah sementara”. Selama 2 gelombang pasang setiap bulannya, maka limbah ini akan terbuang ke laut bersamaan dengan gelombang pasang. 20 Juni 2008.
19. Distrik industri Hu Ko di provinsi Jiangxi ada di pinggiran Sungai Yangtze. Pabrik-pabrik kimia ini menimbun Sungai Yangtze untuk memperluas pabrik tanpa izin.
20. Distrik industri kimia Cihu di provinsi Anhui Chemical Industry membangun sebuah pipa bawah tanah untuk membuang air limbah ke Sungai Yangtze. Kadang-kadang air limbah ini berwarna hitam, abu-abu, merah tua, atau kuning. Air limbah dari pabrik-pabrik kimia yang berbeda memiliki warna yang berbeda. 18 Juni 2009.
21. Propinsi Shanxi adalah daerah yang paling tercemar dari Cina.. Daerah ini juga merupakan provinsi dengan tingkat cacat lahir tertinggi. Pasangan petani yang penuh kasih ini mengadopsi 17 anak-anak cacat. April 15, 2009.
Di beberapa daerah, kehidupan orang-orang China terancam oleh pencemaran lingkungan. Penduduk menderita dari segala macam penyakit yang tidak jelas, desa kanker, peningkatan jumlah bayi cacat, ini adalah hasil dari mengorbankan lingkungan dan membabi buta mencari keuntungan ekonomis.
- Lu Guang -

22. Seorang gembala lanjut usia ini tidak tahan dengan bau Sungai Kuning yang kotor ini. 23 April 2006. (Sorry No Picture)
23. Anak laki-laki 15 tahun dari Tianshui, Provinsi Gansu ini putus sekolah di kelas 2, mengikuti orangtuanya untuk bekerja di distrik industri Heilonggui. Dia mendapatkan 16 yuan per hari. 8 April 2005.
24. Pasangan suami istri yang baru pulang dari pekerjaan di tempat pengeringan plaster di Mongolia Dalam, provinsi Heilonggui . 22 Maret 2007.
25. Lima puluh penduduk desa Kang di Kota Linfen, Propinsi Shanxi menderita kanker dan trombosis serebral akibat air yang mereka konsumsi tercemar oleh limbah industri. Wang Baosheng, 64 tahun, jatuh sakit sejak tahun 2003, ia mempunyai borok di seluruh tubuhnya sehingga dia tidak bisa pergi ke tempat tidur dan hanya bisa berbaring tertelungkup di tepi tempat tidur setiap harinya. 10 Juli 2005.
26. Menghirup debu dalam jumlah besar ke dalam paru-paru, para pekerja biasanya jatuh sakit setelah bekerja selama 1-2 tahun. Sebagian besar pekerja migran ini berasal dari daerah yang miskin. 10 April 2005. (Sorry No Picture)
27. Desa Zhaozhuang di pinggiran sungai Hong di kota Wugang, provinsi Henan . Zhao Bingkun, 66 tahun, menderita serangan kanker sejak 2004. Setelah operasi kedua, biaya perawatan sudah mencapai lebih dari 200,000 yuan. Kondisinya sudah di tahap lanjut, dia mengalami demam setiap hari, menunggu kematian. 7 April 2009.
28. Desa Zhaozhuang di pinggiran sungai Hong di kota Wugang, provinsi Henan . Istri dari Gao Wanshun sudah meninggal karena kanker. Sekarang ia hidup dalam kemiskinan. 3 April 2009.

29. Xuanwei di propinsi Yunnan adalah sebuah desa kanker. Setiap tahun ada lebih dari 20 orang meninggal karena kanker. Xu Li, seorang siswa berumur 11 tahun ini menderita kanker tulang. 8 Mei 2007


Share |

Cara Mencegah Penyakit Di Gunung

Berada di suatu ketinggian memang sering menimbulkan rasa yang tak seperti dalam batas kehidupan kita. Penyakit yang tak bisa kita duga sering muncul, walau kita sering menyadari dari awal bahwa kita sehat sebelum berada dalam ketinggian tertentu. Ini bisa terjadi bila kita berada dalam ketinggian semisal seperti mendaki gunung. Pertama kali kita menapak dataran tinggi seperti gunung, kita akan merasakan reaksi dataran tinggi seperti pusing, denyut jantung cepat, sesak nafas, letih, telinga berdenging dan insomnia.

Penyakit tersebut akan jarang terjadi jika kita berada di ketinggian tak kurang dari 2500 mdpl. Semakin tinggi permukaan laut, semakin mudah membuat orang mengidap penyakit gunung, lebih-lebih bagi orang yang berasal dari daerah yang rendah dari permukaan laut. Gejala dininya sebagai berikut, pening, tersengal-sengal dalam mengadakan kegiatan yang ringan, merasa mual, tidak bernafsu makan, gangguan tidur, dan frekuensi napas tidak teratur setelah tertidur, bahkan dapat berhenti untuk sementara. Gejala akhir termanifestasi sebagai berikut: emsifema paru, seperti sesak napas, bahkan dalam keadaan tengah beristirahat, bibirnya kebiru-biruan, berdahak putih ketika batuk, yang berat bahkan mengeluarkan dahak berbusa yang berwarna merah muda. Gejala kekurangan oksigen di bagian otak, misalnya pening, kelainan peri laku dan jalannya sempoyongan, kalau muncul ngantuk-ngantuk atau pingsan, dapat memicu bahaya kematian.Kecuali memang anda tukang tidur ngorok tanpa pandang tempat.

Bagaimanakah cara mencegah penyakit gunung?

Bagi mereka yang tidak berat gejalanya, sebaiknya dianjurkan untuk tidak meneruskan lagi pendakiannya dan beristirahat selama beberapa hari, setelah itu barulah melanjutkanpendakiannya. Harus tidur dengan badan terlentang dan minum asetazolamide. Tapi bagi penderita yang berat, dianjurkan untuk segera turun gunung, bahkan sudah tengah malam pun. Karena dengan turun 300 meter saja, gejala penyakit akan sangat berkurang, dan penderita akan terancam jiwanya bila terlambat mengambil langkah. Perubahan sifat atau tingkah laku seseorang ketika berada di dataran tinggi atau sedang mendaki gunung yang tinggi, seperti menyangkal dirinya jatuh sakit, menolak bekerja sama dan menolak untuk turun gunung dan lain sebagainya, tidak jarang merupakan gelaja penyakit gunung yang parah, maka harus diperhatikan. Pantang semata - mata menunggu pertolongan dan bantuan. Kalau masih dapat berjalan, biar pun gentayangan, harus cepat - cepat turun gunung. Kalau sudah susah berjalan, dapat turun gunung dengan diusung. Dan di bawah petunjuk dokter yang berpengalaman, minum obat seperti asetazolamide, dexamethasone dan nifedipine.

Trik dan tips mencegah penyakit gunung secara sederhana.

Pertama, mendaki gunung secara berangsur. Menyediakan waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kurang oksigen. Khususnya di daerah yang berada pada ketinggian 3.000 meter ke atas dari permukaan laut, setiap hari mendaki tidak lebih dari 300 meter. Karena penderita penyakit gunung jarang dapat menyadari bahwa dirinya sudah terkena penyakit tersebut, maka dalam perjalanan, antar teman harus saling memperhatikan dan mengamati.

Kedua, harus beristirahat cukup. Setelah menginjakkan kaki di suatu kota yang tinggi dari permukaan laut, pada hari pertama haruslah beristirahat dengan tenang, kalau merasa letih segera berbaring, jangan tergesa-gesa mengerjakan sesuatu.

Ketiga, banyak minum air. Udara di daerah dataran tinggi sangat kering, dapat menyebabkan dehidrasi badan, dan gejala itu dapat memperberat penyakit gunung. Maka, sehari sebelum mendaki gunung harus menambah suplai air minum yang cukup, dengan setiap hari minum 6-8 liter air.

Keempat, tidak minum arak atau minum sedikit saja. Alkohol dapat memperberat penyakit gunung, yang memicu dehidrasi dan memperlamban pernafasan.

Kelima, mengkonsumsi makanan yang tak berlemak dan kaya karbohidrat, menjauhi goreng - gorengan. Keenam, tidak merokok, karena merokok dapat menurunkan kadar oksigen darah.

Ketujuh, tidak minum obat tidur. Karena penyebab insomnia kebanyakan adalah kekurangan oksigen. Minum obat tidur atau obat penenang tidak saja tidak ada gunanya, malah dapat memperlamban pernafasan dan memperberat insomnia.

Kedelapan, dengan tepat menggunakan obat pencegah penyakit gunung. Asetazolamide dapat mencegah penyakit gunung yang ringan, misalnya pening. Sehari sebelum mencapai ketinggian 2.700 meter dari permukaan laut, mulailah minum obat pencegah, setiap hari dua kali, tapi bagi mereka yang alergi terhadap sulfa dilarang minum asetazolamide. Kalau perlu dapat minum preparat penenang dan aminophylline.

Mengkonsumsi jeli ginseng dan Rhodiola rosea sebagai tambahan juga cukup ideal untuk meredakan reaksi dataran tinggi. Selain penyakit gunung yang menghantui para pendaki gunung, ada gejala tertentu juga patut diwaspadai para penggemar mendaki gunung tinggi. Misalnya bengkak di bagian pelupuk mata, muka dan tangan di pagi hari dan bagian buku kaki di malam hari, umumnya dapat berangsur - angsur membaik dan sembuh sendiri. Luka tersengat sinar matahari. Sinar ultraviolet di daerah dataran tinggi sangat kuat, kalau kurang memperhatikan perlindungannya, mungkin dapat cepat memicu luka terbakar permukaan kulit dan retina. Perlu memoleskan krim anti kejemur, memakai kaca mata khusus dan topi penahan sinar matahari dan lain sebagainya. Nyeri di bagian lutut. Sedapat mungkin menghindari terlalu lamanya berjalan turun gunung, harus menggunakan tongkat sebagai penopang, dalam rangka mengurangi gesekan di bagian lutut.

Obat - obat tadi di atas bisa kok di temui di toko obat..ya iyalah...toko obat, tak adalah di bengkel atau tukang pijat urut...atau tukang sunat! Selamat mendaki!
Share |

Air Putih itu PENTING..!!!

Kira - kira tubuh kita 80 persen terdiri dari air. Dan ada yang bagian tubuh kita memiliki kadar air lebih dari 80 persen, yaitu otak dan darah.Otak mempunyai komponen air sebanyak 90 persen dan darah mempunyai komponen air sebanyak 95 persen. Jatah minum manusia normal adalah sekitar 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Dan jumlah tersebut di tambah bila anda adalah seorang perokok! Air sebanyak itu di gunakan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita melalui air seni, keringat, pernafasan dan sekresi.

Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter perhari? Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri, caranya : Dengan jalan menyedot air dari komponen tubuh sendiri yang paling dekat, yaitu : Darah!!!...Darah yang disedot airnya akan menjadi kental, akibatnya perjalanannya akan kurang lancar dibanding yang encer. Saat melewati ginjal ( tempat menyaring racun dari darah ) ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan ginjal halus, tidak jarang darah yang kental akan menyebakan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya air seni anda akan berwarna kemerahan tanda mulai bocornya saringan ginjal.Bila dibiarkan terus menerus, bukan tak mungkin suatu saat anda harus mengeluarkan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah. Jika darah yang kental tadi menuju otak, perjalanan agak terhambat, otak tak lagi "encer". Dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bila ini ditambah penyakit jantung, yang kerjanya juga tambah berat karena darah mengental,maka serangan stroke akan lekas datang. Sekarang tinggal pilih :: MELAKUKAN INVESTASI DENGAN MINUM MINIMAL 8 GELAS SEHARI atau MEMBAYAR BUNGA LEWAT SAKIT GINJAL ATAU STROKE..!!!
Share |
 
Copyright © 2011 From P-MEN

Regards for World and for Green My World

Ant Activist With Love for All